Brrr… duingin… dingin banget malah. Entah memang selalu sedingin itu apa lagi hari hangat. hehehe.. Itulah rasanya hawa di Pangalengan. Ini kali pertamaku jalan-jalan ke sana. Yang ga kuat adalah airnya. Serasa air es.
Selama ini, Pangalengan telah ku kenal dengan salah satu produk KPBS yaitu susu KPBS. Banyak peternak sapi perahan di daerah ini. Ternyata alam Pangalengan pun cukup indah. Struktur tanah berbukit, terbentang karpet hijau berupa hamparan kebun Teh.
Di daerah ini pun terdapat makam tokoh penting di Jawa Barat. Karel Albert Rudolf Boscha adalah tokoh penting dalam pengembangan perkebunan teh di Pangalengan. Ia banyak menyumbangkan pikiran, tenaga, dan dana bagi kepentingan-kepentingan sosial dan pembangunan kota Bandung, seperti Observatorium Bintang Boscha di Lembang, Bala Keselamatan di Jl. Jawa, sekolah bagi penyandang tuna rungu dan tuna wicara, Telefoon Maatschappij voor Bandung en Preanger (kini PT INTI), serta kompleks Nederlands-Indische Jaarbeurs yang kini menjadi kantor kodam.
Buah tangan Pangalengan yang cukup terkenal selain Susu adalah Dodol Susu. Rasanya memang muanteep. Menurutku lebih enak dari Dodol Garut.
Perjalanan ke Pangalengan menyisakan tanda tanya.. Adakah produk teh dari perkebunan ini yang dijual di dalam negeri? Konon, hasil teh dari sini kualitasnya super, dan di ekspor ke luar negeri. yang di pasarkan ke Indonesia hanya ampas dan bubuk teh. Apa itu benar?





Komentar terakhir