Malaria merupakan penyakit yang berpotensi menyebabkan kematian yang disebabkan oleh infeksi parasit plasmodium. Plasmodium ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles yang telah terinfeksi pasasit ini sebelumnya. Berdasarkan WHO, malaria terdapat di lebih dari 100 negara, terutama di Afrika sub-Sahara dan Asia Tenggara. Setiap tahun, sekitar 300 juta orang terjangkit malaria dan lebih dari 1 juta diantaranya meninggal oleh penyakit ini. Anak-anak dan wanita hamil paling beresiko terhadap penyakit ini.

Gejala
Gejala biasa tampak sekitar 9-14 hari setelah digigit oleh nyamik yang infeksius. Gejalanya antara lain:
• Menggigil secara tiba-tiba
• Demam hilang timbul secara intermiten
• Berkeringat
• Lemah badan
• Sakit kepala
• Kejang
• Delirium
Diagnosis dan Penanganan
Malaria paling baik di diagnosis menggunakan mikroskop untuk mengidentifikasi parasit plasmodium pada sampel darah.
• Malaria di obati menggunakan obat yang mengganggu siklus hidup dan metabolism parasit.
• Bila anda merasa mengalami gejala seperti di atas, segera datangi tenaga medis terdekat.
Pencegahan
Pencegahan malaria melalui menghidari kontak dengan nyamuk serta segara agresif mengobati orang yang terjangkit malaria. Bila anda harus mengunjungi daerah endemis malaria, hendaknya anda meminum obat anti malaria dari resep dokter, serta mencegah dari gigitan nyamuk melalui:
• Menutup jendela saat malam
• Tidur menggunakan kelambu
• Tutupi seluruh badan sebisa mungkin dengan menggunakan pakaian
• Olesi kulit luar yang tidak tertutupi pakaian dengan menggunakan repelan serangga.
| Diterjemahkan dari: Sharon Parmet; Cassio Lynm; Richard M. Glass, Malaria, JAMA. 2005;293(12):1542- (doi:10.1001/jama.293.12.1542), Available in http://jama.ama-assn.org/cgi/content/full/293/12/1542 |
![]() |

obatnya???????
silahkan Ela konsultasi dengan dokter terdekat. karena masing-masing parasit plasmodium punya obat pilihan utamanya. selain itu, masing-masing tempat/daerah memiliki tingkat kemampuan berbeda-beda untuk membunuh parasit ini.
trima kasih