Orang miskin ga boleh sakit !!
Dulu aku suka senin. Tidak dengan hari ini! Sejak semalam badan sakit semua. Semua sendi pegal, kepala rada puyeng. Syukurnya badan ga panas, ga ada batuk pilek. Pokoknya tema hari ini: “dokter lagi lemes.. Jangan ribut dong“.
Dokter sepenuhnya manusia biasa. Malah dalam kondisi begini, saya tak tau sakit apa, harus minum obat apa? Yang ada hanya maksa makan, makan buah, nyuri istirahat.. Hi..hi..hi.. Menyedihkan! Ya ALLOH.. Sembuhkan aku. Jagalah kami dari segala macam penyakit.
Just like the other monday.. Pasien banyak. Visite ruangan baru bisa setelah poli. Pulang..pulang..pulangin semua..
Di tengah asiknya nyuri tidur, saya dibangunkan dengan pasien kerebahan pohon. What? Again? MasyaALLOH.. Terlintas dalam benakku pasien terbaring kaku tak bernyawa seperti kemaren. Syukur ALHAMDULILLAH.. masih bisa sadar penuh. Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik, pasien nih harus ku rujuk. Keluarganya sih ok-ok aja. “Gimana baiknya aja Dok!” tutur keluarga. Lantas mo pake apa? Pake pintu doraemon?
Korban warga baru di 7km dari rumah sakit, setelah mempersunting gadis di kampung tempat ia tinggal sekarang. Aslinya.. Ia tinggal kira2 50km dari sini. Keluarga yang mengantar tak punya uang, tak membawa KTP. KTP korbanpun ditinggal di rumah aslinya. Mau tetap di rawat di sini, sama juga boong.
Posted on 27 Juli 2009, in balikpapan, Dokter, MY DIARY, pasien and tagged cedera kepala, doraemon, JAMKESDA, KTP, miskin. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)